Gowe Sibatua “Tumba Ana’a”- Milik Siapa?
Sejak akhir bulan April yang lalu berita sebuah patung batu yang menyerupai manusia ‘Gowe Sibatua’ sangat heboh. Pasalnya patung dimaksud yang terletak persis di pinggir jalan raya km 11 desa Ononamölö-Gunungsitoli Selatan dipercayai memiliki kesaktian.
Mempercatik Wajah Website MPN
Mengingat banyaknya pengunjung website ini, maka pengelola mencoba melalukan beberapa usaha kecil agar wajahnya tidak membosankan. Karena itu kami mencoba merias wajah ini secara perlahan-lahan agar wajah yang sesungguhnya bisa kelihatan.
Museum Pusaka Nias Diresmikan
Pada hari Selasa (18/11/08), merupakan hari bersejarah bagi Museum Pusaka Nias karena pengoperasiannya diresmikan oleh Dewan Pertimbangan Presiden Letjend (Purn) Dr. TB. Silalahi, SH. Peresmian Museum Pusaka Nias dan Pembukaan Pameran Tetap tersebut dihadiri oleh Bupati Nias, Parlindungan Purba, SH. (anggota DPD RI), Arisman Zagötö (anggota DPR RI), anggota DPRD Nias, kepala BRR Perwakilan Nias, kepala-kepala dinas dan kantor, utusan sekolah-sekolah dari tingkat SD sampai Perguruan Tinggi, tokoh agama,
AMDA Serahkan Sumbangan Mobil Kepada Museum Pusaka Nias
Tgl. 10 Juni 2008 AMDA international yang diwakili oleh ibu Mitsue Umiguchi pimpinan AMDA Perwakilan Nias menyerahkan satu unit mobil Strada kepada Museum Pusaka Nias. Donasi tersebut merupakan salah satu kepedulian AMDA dalam menunjang kegiatan operasional di Museum Pusaka Nias.
Hoho Hilinawalö-Fau
Di seluruh Nias, “Hoho” bukan hanya sekedar tuturan lisan biasa. Hoho merupakan temali pengikat jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa sekarang. Jembatan yang dapat menerusakan dan menghadirikan peristiwa hidup para leluhur kepada generasinya yang masih ada hingga kini.
Dan…“Omo Niha” Itu Diresmikan
Kesannya, kita sedang memasuki area kottage yang asri dan bersih. Diperindah oleh berbagai jenis bambu dan flora Nias langka yang sengaja ditanam agar lingkungan tetap hijau. “Jauh dari kesan angker dan memikat,” kata Direktur Museum Budaya Barcelona Spanyol Anthoni Nicolas yang berkunjung ke museum Pusaka Nias baru-baru ini.
Gender: Perempuan = Laki-laki ?
Bila mendengar kata gender di daerah Nias, khususnya di desa- desa yang agak jauh dari kota, mungkin agak asing didengar. Tetapi bagi kalangan masyarakat yang sudah memiliki pengetahuan luas, hal ini sudah biasa. Yang dimaksud dengan Gender adalah perbedaan antara laki-laki dan perempuan dalam peran, fungsi,hak, tanggungjawab dan perilaku yang dibentuk oleh tata nilai sosial, budaya dan adat istiadat dari kelompok masyarakat yang dapat berubah menurut waktu serta kondisi setempat.
Artikel
Peperangan Antara Niha Raya vs Niha Yöu
Oleh: Fogöli Harefa Salah seorang dari putera Raja Sirao bernama Gözö Helahela...
Uli Danö Saukhu dan Disain Nias yang Serba Tergantung
Oleh: Nata’alui Duha, S.Pd. (Media Warisan Edisi No. 61) Uli Danö Saukhu,...
Sawuyu: Adakah Jasa-mu?
Semenjak negeri ini merdeka, masyarakat Nias tidak tertarik membicarakan hal-hal...
Pembangunan
Pembangunan Nias “Bagaikan Jamur di Musim Hujan” Bagi kebanyakan orang, hujan...
Gender: Perempuan = Laki-laki ?
Berbicara soal gender maka kita akan membahas tentang laki-laki dan perempuan. Apa...
Read More Posts From This CategoryBerita
HUT Museum Pusaka Nias ke- 14
Bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional, pada Hari Selasa tanggal 10 Nopember 2009,...
Sekali Lompat Seratus Ribu
Senin, 12 Oktober 2009 | 08:03 WIB Pulau Nias di sebelah Barat Pulau Sumatra bukanlah...
Video Tari Moyo
Ini merupakan suatu atraksi yang dilakukan dalam sebuah pelatihan tentang pemahaman...
Video Koordinator P3N
Rekaman ini tentang Pelatihan Inventory yang dilaksanakan oleh Museum Pusaka Nias,...
Video Fame Afo
Judul lagu Fame Afo adalah satu dari 9 buah judul yang telah direkam gambar dan audionya...
Read More Posts From This CategoryBudaya
Gowe Sibatua “Tumba Ana’a”- Milik Siapa?
Sejak akhir bulan April yang lalu berita sebuah patung batu yang menyerupai manusia ‘Gowe Sibatua’ sangat heboh. Pasalnya patung dimaksud yang terletak persis di pinggir jalan raya km 11 desa Ononamölö-Gunungsitoli Selatan dipercayai memiliki kesaktian. Menurut warga setempat di sekitar lokasi, cerita sakti dibalik batu itu telah memikat oknum... [Read more of this review]
Kegiatan masyarakat Hilinawalö
Masyarakat Hilinawalö mempunyai kegiatan rutin setiap harinya. Mulai dari bangun pagi saat terbitnya matahari hingga sore hari menjelang terbenamnya matahari bahkan saat menjelang tidur. Kegiatan harian ini merupakan gambaran bahwa masyarakat Hilinawalö memiliki pola hidup dengan jenis pencahariannya sendiri. Anda bisa menyaksikan kegiatan mereka... [Read more of this review]
Festival Ya’ahowu
Pesta Ya’ahowu yang hampir setiap tahun dirayakan merupakan salah satu pesta budaya kebanggaan seluruh masyarakat Nias. Sebagai wujud kebanggaan tersebut, aneka kegiatan dan atraksi ditampilkan pada pesta ini. Salah satu bentuk kegiatan yang dapat kami sajikan di sini adalah pagelaran budaya. Silahkan lihat cuplikannya pada video berikut ini. AKPC_IDS... [Read more of this review]
13 Museum Tidak Layak Dikunjungi
* Museum Nias Termasuk yang Tertata Baik Medan (WASPADA Online) Wed, 02 July 2008 13 Museum di Sumut dalam kondisi yang mengkhawatirkan dan tidak layak dikunjungi. “Dari hasil pendataan museum yang ada di Sumut, hanya tiga museum yang tertata dengan baik dan memiliki jumlah pengunjung yang tinggi yakni Museum Nias di Kabupaten Nias, Rahmat Galery... [Read more of this review]
Situs Megalitik Bitaha, Desa Olayama Kec. Lölöwa’u, Kab. Nias Selatan
Oleh: P. Johannes M. Hämmerle, OFMCap. (Media Warisan Edisi No. 61) Situs Megalitik Bitaha sudah terkenal sejak zaman kolonial Belanda. Para penulis buku-buku edisi terbaru juga menurunkan berita dan foto-foto dari Situs yang termasyhur itu, antara lain: Buku edisi lux tulisan Jean Paul Barbier dengan judul Botschaft der Steine Messages in Stone;... [Read more of this review]
Read More Posts From This Category


