CD Musik dan Syair Tradisional Nias “Hoho Hilinawalö-Fau”
Di seluruh Nias, “Hoho” bukan hanya sekedar tuturan lisan biasa. Hoho merupakan temali pengikat jembatan yang menghubungkan masa lalu dengan masa sekarang. Jembatan yang dapat menerusakan dan menghadirikan peristiwa hidup para leluhur kepada generasinya yang masih ada hingga kini. Hoho merupakan ceritera, legenda dan mite yang dituturkan secara turun-temurun oleh orang-orang yang memiki pengetahuan karena pernah mendengar atau mempelajarinya dari orang tua.
Karena itu banyak juga syair Hoho yang dituturkan secara bervariasi dan sesuai dengan kemampuan penutur. Ini merupakan kekayaan dari hoho itu sendiri dan sekaligus menjadi kelemahan. Oleh karena itu, syair dan inti Hoho perlu dianalisa dan tidak bisa diterima atau diaminkan begitu saja.
Misalnya pada track-2 side A; penutur menyebutkan bahwa ibu “Nandrua” berasal dari seberang. Sementara versi lain juga menyebutkan bahwa Nandrua adalah isteri dari Mölö. Padahal menurut data-data yang lain yang paling bisa diterima, Nandrua adalah isteri dari ‘Ho.’
Banyak sejarah masa lalu hanya diketahui lewat tuturan Hoho. Misalnya tuturan lisan mengenai asal-muasal ke empat leluhur orang Nias “Hoho si öfa börö danömö.” Demikian juga seluk beluk mengenai Sirao, Hia dan Ho serta fenomena ibu “Nandrua” di Nias. Hoho yang dituturkan itu merupakan dasar dan awal untuk membuka cakrawala dan analisa kita tentang sejarah Ono Niha.
Read more…